**Jenis Strategi & Pendekatan Trading**
Ini adalah **cBot pengikut tren** yang menggabungkan dua Exponential Moving Averages (EMA) dengan sistem manajemen risiko berbasis ATR. Ini menggunakan EMA timeframe yang lebih tinggi sebagai filter tren dan EMA timeframe yang lebih rendah untuk waktu masuk. Pendekatan multi-timeframe ini membantu menghindari perdagangan melawan tren dan meningkatkan keandalan sinyal.
Bot mengikuti pendekatan yang disiplin:
1. **EMA timeframe lebih tinggi (default H1)** menentukan arah utama.
2. **EMA timeframe lebih rendah (default M5)** menghasilkan sinyal masuk sesuai arah tren.
3. **ATR (Average True Range)** secara dinamis menetapkan semua level stop loss dan take profit berdasarkan volatilitas pasar saat ini.
---
**Logika Masuk & Perilaku Eksekusi**
Bot membuka perdagangan ketika harga menembus EMA timeframe lebih rendah dalam arah yang sama dengan tren timeframe lebih tinggi. Semua entri terjadi selama **sesi New York (9:00 - 16:00)** secara default, yang dapat disesuaikan atau dinonaktifkan.
**Eksekusi order:**
- Hanya order pasar (tidak ada order tertunda)
- Posisi dibuka segera saat kondisi terpenuhi
- Mode hedging didukung
---
**Prinsip Manajemen Risiko & Modal**
Bot ini menggunakan **ukuran posisi berbasis persentase** untuk melindungi modal:
- **Risiko per perdagangan:** Persentase tetap dari saldo saat ini (default 5%)
- **Stop Loss:** Pengali ATR dinamis (default 0.75 x ATR)
- **Take Profit 1:** Menutup persentase tetap posisi (default 50%) pada pengali ATR 2.25
- **Take Profit 2:** Target runner pada pengali ATR 2.75
- **Breakeven:** Setelah TP1 tercapai, stop loss pada posisi tersisa dipindahkan ke harga masuk (plus buffer opsional)
- **Batas SL opsional:** Jarak stop maksimum dalam pips (mencegah stop yang terlalu lebar)
Struktur ini memastikan bahwa:
- Ukuran perdagangan menyesuaikan dengan pertumbuhan atau penurunan akun
- Keuntungan parsial diamankan lebih awal
- Posisi tersisa menjadi bebas risiko setelah TP1
---
**Parameter Perdagangan Utama**
| Parameter | Default | Deskripsi |
| :--- | :--- | :--- |
| Periode EMA Tren | 50 | Filter tren timeframe lebih tinggi |
| Timeframe EMA Tren | H1 | Periode grafik untuk tren |
| Periode EMA Masuk | 50 | Sinyal timeframe lebih rendah |
| Timeframe EMA Masuk | M5 | Periode grafik untuk masuk |
| Periode ATR | 14 | Perhitungan volatilitas |
| Pengali ATR (SL) | 0.75 | Jarak stop loss |
| Pengali ATR (TP1) | 2.25 | Target keuntungan pertama |
| Pengali ATR (TP2) | 2.75 | Target keuntungan kedua |
| Persentase Penutupan TP1 | 50% | Bagian yang ditutup pada TP1 |
| Risiko Per Perdagangan | 5% | Ukuran posisi dinamis |
| Breakeven | Diaktifkan | Perlindungan runner setelah TP1 |
| Sesi Diaktifkan | True | Filter sesi NY (9-16) |
Semua parameter sepenuhnya dapat dikonfigurasi.
---
**Siapa yang Paling Cocok Menggunakan Bot Ini**
- **Performa terbaik pada:** US Tech 100 (NASDAQ) — berdasarkan pengujian ulang yang luas
- **Juga bekerja pada:** Indeks utama lainnya, pasangan forex, dan komoditas dengan volatilitas dan perilaku tren yang memadai
- **Ukuran akun:** Minimum $500 direkomendasikan (karena risiko 5% per perdagangan)
- **Profil trader:** Trader menengah hingga berpengalaman yang memahami trading otomatis dan periode drawdown
- **Toleransi risiko:** Sedang hingga agresif (bot dapat mengalami rentetan kerugian lebih dari 10 perdagangan)
Bot **tidak direkomendasikan untuk**:
- Akun kecil di bawah $200 (ukuran posisi menjadi terlalu terbatas)
- Trader yang tidak nyaman dengan periode drawdown 30-45%
- Pasar yang bergerak sideways atau range-bound (strategi pengikut tren kesulitan di sini)
---
**Batasan Penting & Catatan Penggunaan**
1. **Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.** Hasil backtest yang ditampilkan bersifat historis dan hipotetis.
2. **Selalu uji di akun demo** sebelum penggunaan live untuk memverifikasi perilaku dengan eksekusi dan spread broker Anda.
3. **Kondisi broker penting.** Spread yang sangat bervariasi atau eksekusi lambat dapat mempengaruhi hasil, terutama untuk logika penutupan TP parsial.
4. **Filter sesi default pada waktu New York.** Sesuaikan jika trading sesi atau simbol lain dengan jam aktif berbeda.
5. **Rentetan kerugian dapat terjadi.** Backtest menunjukkan rentetan kerugian maksimum berturut-turut sebanyak 16 perdagangan. Pastikan akun dan psikologi Anda dapat menghadapinya.
6. **Kelemahan pengikut tren:** Bot akan mengalami kerugian di pasar yang bergerak sideways atau bergejolak. Dirancang untuk instrumen dengan perilaku tren yang jelas.
7. **Biaya swap berlaku.** Posisi long dikenakan swap negatif pada sebagian besar indeks. Ini sudah diperhitungkan dalam hasil backtest tetapi dapat bervariasi menurut broker.
---
**Penafian**
Perdagangan instrumen keuangan membawa risiko besar dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. cBot ini adalah alat otomatis yang disediakan untuk tujuan edukasi dan informasi saja. Ini bukan nasihat keuangan. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang terjadi saat menggunakan perangkat lunak ini. Selalu berdagang dengan bertanggung jawab.
The bot operates primarily during the New York trading session (9:00–16:00), executing market orders immediately when conditions are met, and supports hedging. It incorporates an Average True Range (ATR)-based risk management system that dynamically sets stop loss and take profit levels according to current market volatility. Key risk controls include percentage-based position sizing (default 5% risk per trade), partial profit taking at two ATR-based targets, and breakeven stop adjustments after the first profit target is reached. An optional stop loss cap limits maximum stop distance.
All parameters, including EMA periods, ATR multipliers, session times, and risk settings, are fully configurable. The bot is suited for intermediate to experienced traders with moderate to aggressive risk tolerance and a minimum recommended account size of $500. It is optimized for trending markets and may experience drawdowns during ranging conditions. Users should test on demo accounts and consider broker execution factors before live deployment.