Ikhtisar
Strategi ini menggabungkan dua indikator teknis populer untuk mengidentifikasi peluang trading dengan probabilitas tinggi:
- Bollinger Bands digunakan untuk mendeteksi ekstrem harga dan zona pembalikan potensial. Posisi dibuka ketika harga menyentuh pita atas atau bawah.
- Relative Strength Index (RSI) menyaring sinyal ini dengan mengukur momentum pasar. Posisi beli hanya diambil ketika RSI berada di zona jenuh jual, dan posisi jual diambil ketika RSI jenuh beli.
Dengan menggabungkan analisis tren dan momentum, robot bertujuan untuk meningkatkan waktu masuk dan mengurangi sinyal palsu.
Pengaturan Utama
Semua parameter dapat disesuaikan sepenuhnya di panel konfigurasi cBot:
- Volume (lot) – ukuran posisi. Default: 0,01 lot.
- Stop Loss / Take Profit (pips) – tingkat risiko dan imbal hasil awal. Default: 15 pips SL dan 30 pips TP.
- Periode RSI – periode perhitungan untuk RSI (default: 14).
- Level RSI Jenuh Beli / Jenuh Jual – ambang yang memicu setup jual/beli (default: 70 dan 30).
- Periode Bollinger – jumlah bar yang digunakan untuk menghitung pita (default: 20).
- Deviasi Standar Bollinger – lebar pita (default: 2,0).
Anda dapat menyesuaikan input ini untuk berbagai simbol dan kerangka waktu.
Catatan Penting
Ini adalah strategi sederhana dan eksperimental yang dirancang untuk menunjukkan bagaimana beberapa indikator dapat digabungkan dalam cBot. Ini bukan nasihat keuangan dan tidak menjamin keuntungan; gunakan dengan risiko Anda sendiri dan selalu uji di akun demo sebelum menggunakan secara nyata.
Sorotan Backtest
Selama pengujian terbaru pada data historis EURUSD (kerangka waktu H1) dengan pengaturan default, bot menghasilkan hasil berikut (lihat tangkapan layar terlampir):
- Laba bersih: $580,78 (saldo awal $10.000)
- Faktor keuntungan: 1,98
- Total perdagangan: 165, dengan 117 pemenang
- Penurunan saldo maksimum: 2,47 %
- Perdagangan menang terbesar: $17,57
- Ekuitas akhir: $10.569,37
Angka-angka ini hanya untuk tujuan ilustrasi; kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.