cBot ini adalah mesin penilaian multi-indikator.
Pada setiap penutupan bar, ia membaca banyak sinyal berbeda (ADX, EMA, Bollinger, MACD, Ichimoku, RSI, Stochastic, dan banyak alat kustom seperti DynamicTrendFlux, InstitutionalFlowRadar, Liquidity Cluster Order, Pressure Scanner, Deep Mood, Hub Pro, VWAP Pro ATR, Volume Delta CVD, ZigZag Pro…), mengonversi masing-masing menjadi:
- +1 = bullish
- -1 = bearish
- 0 = netral
kemudian dikalikan dengan bobot individual dan menjumlahkan semuanya menjadi skor global.
Sebuah perdagangan dibuka hanya jika:
- skor melewati ambang batas long/short (Min Score Long / Short)
- jumlah indikator minimum setuju (Min Indicators Aligned)
- batas posisi dan risiko (maks posisi, volume, dll.) dihormati
Bot kemudian mengelola keluar dengan SL/TP berdasarkan pips tetap atau ATR, dan opsional BreakEven dan Trailing Stop.
Singkatnya: ini adalah kerangka kerja fleksibel untuk menggabungkan tren, mean-reversion, aliran institusional dan volume menjadi satu strategi tunggal. ⚙️📊
📌 1. Batas Umum & Posisi
Umum
- Label – Digunakan untuk menandai semua posisi yang dibuka oleh cBot ini (membantu memfilternya dari yang lain).
- Volume (Lot) – Ukuran perdagangan dalam lot.
- Izinkan Long – Aktifkan/nonaktifkan perdagangan BELI.
- Izinkan Short – Aktifkan/nonaktifkan perdagangan JUAL.
Batas Posisi
- Maks Posisi Total – Maksimum total posisi terbuka (long + short) untuk simbol/Label ini.
- Maks Posisi Long – Jumlah maksimum perdagangan long simultan.
- Maks Posisi Short – Jumlah maksimum perdagangan short simultan.
🧮 2. Filter Skor Global
- Min Score Long – Skor minimal yang diperlukan untuk mengizinkan entri long (
score >= MinScoreLong). - Min Score Short – Skor negatif minimal untuk short (
score <= -MinScoreShort). - Min Indicators Aligned – Jumlah minimal indikator yang harus setuju bullish atau bearish.
Meningkatkan nilai-nilai ini membuat bot lebih selektif ✅ (perdagangan lebih sedikit tapi lebih terfilter).
📈 3. Indikator Klasik
ADX / DMI
- Gunakan ADX – Aktifkan kontribusi ADX/DMI.
- Periode ADX – Periode perhitungan ADX.
- Ambang ADX – ADX minimal untuk menganggap tren sebagai “kuat”; di bawah itu, ADX netral.
- Bobot ADX – Dampak bias tren ADX pada skor global.
EMA
- Gunakan EMA – Aktifkan filter EMA.
- Periode EMA – Panjang EMA (misal 200 untuk tren TF lebih tinggi).
- Bobot EMA – Bobot sinyal EMA (harga vs EMA dan kemiringan EMA).
Bollinger Bands
- Gunakan Bollinger – Aktifkan Bollinger Bands.
- Periode BB / StdDev BB – Periode dan jumlah deviasi standar.
- Bobot Bollinger – Bobot sinyal band mean-reversion (dekat band bawah → bull, dekat band atas → bear).
MACD Std
- Gunakan MACD Std – Aktifkan crossover MACD standar.
- Siklus Panjang / Pendek / Sinyal MACD – Parameter MACD klasik.
- Bobot MACD Std – Bobot crossover MACD (MACD>Signal = bullish, MACD<Signal = bearish).
Ichimoku
- Gunakan Ichimoku – Gunakan awan Ichimoku sebagai filter tren.
- Tenkan Sen / Kijun Sen / Senkou Span B – Pengaturan Ichimoku.
- Bobot Ichimoku – Bobot lokasi awan (di atas = bull, di bawah = bear, di dalam = netral).
RSI
- Gunakan RSI / Periode RSI – Aktifkan RSI dan atur periode lookback.
- RSI Jenuh Beli / Jenuh Jual – Ambang OB/OS.
- Bobot RSI – Bobot sinyal RSI kontrarian: oversold → bull, overbought → bear.
Stochastic
- Gunakan Stochastic – Aktifkan Stochastic Oscillator.
- Periode Stoch %K / Slowing / %D – Parameter Stochastic.
- Stoch Jenuh Beli / Jenuh Jual – Level OB/OS.
- Bobot Stochastic – Bobot pola jenuh beli/jual (logika K>D atau K<D).
🔊 4. Volume & Aktivitas Pasar
Filter Volume
- Gunakan Filter Volume – Jika benar, entri diblokir saat volume terlalu rendah.
- Periode MA Volume – Panjang rata-rata bergerak volume.
- Faktor Volume – Volume saat ini harus setidaknya
MA * faktor(misal 1.2 = 120% dari rata-rata).
🎯 5. SL/TP, ATR, Pips, Trailing, BreakEven
SL/TP berbasis ATR
- Gunakan ATR SL/TP – Gunakan SL/TP berbasis ATR saat pips tetap dinonaktifkan.
- Periode ATR – Periode lookback ATR.
- SL/TP ATR Mult Long/Short – Pengali ATR (dikonversi ke pips) untuk SL & TP (long dan short secara terpisah).
SL/TP berbasis Pip
- Gunakan Pips SL/TP – Jika benar, gunakan hanya jarak pip tetap dan abaikan ATR SL/TP.
- SL Long/Short (pips) – Jarak SL tetap dalam pips.
- TP Long/Short (pips) – Jarak TP tetap dalam pips.
Trailing Stop
- Gunakan Trailing Stop – Aktifkan trailing SL dinamis saat harga bergerak menguntungkan.
- Jarak TS Long/Short (pips) – Jarak trailing dari harga saat ini.
- Langkah TS Long/Short (pips) – Perbaikan minimal dalam pips yang diperlukan untuk memindahkan SL lagi.
BreakEven
- Gunakan BreakEven – Secara otomatis memindahkan SL ke break-even setelah keuntungan tertentu.
- Pemicu BE Long/Short (pips) – Ambang keuntungan dalam pips untuk memicu logika BE.
- Offset BE Long/Short (pips) – Offset dari entri saat SL dipindahkan (untuk mengunci sebagian keuntungan).
🧪 6. Indikator Kustom / Pro
DynamicTrendFlux (MACD DTF)
- Gunakan MACD DTF – Aktifkan Bias DTF dalam skor.
- Bobot MACD DTF – Bobot Bias DTF: >0 bullish, <0 bearish.
InstitutionalFlowRadar (RetailSmart)
- Gunakan RetailSmart – Gunakan bias aliran institusional.
- Bobot RetailSmart – Bobot Bias bullish/bearish dalam skor total.
Liquidity Cluster Order (OrderBlock)
- Gunakan OrderBlock – Aktifkan tekanan cluster likuiditas/order block.
- Bobot OrderBlock – Bobot tekanan bullish/bearish.
Pressure Scanner (Squeeze)
- Gunakan Squeeze – Aktifkan deteksi squeeze/expansion.
- Bobot Squeeze – Bobot sinyal tekanan bullish/bearish.
Deep Mood Distribution
- Gunakan Sentimen Likuiditas – Tampilkan profil mood/sentimen mendalam di grafik; hanya visual, tidak dinilai.
Hub Pro
- Gunakan Hub Chandelier / Bobot Hub Chandelier – Gunakan sinyal Chandelier Hub Pro dan atur bobotnya.
- Gunakan Hub AVWAP / Bobot Hub AVWAP – Gunakan AVWAP (harga di atas/bawah) dengan bobot yang diberikan.
- Gunakan Hub CVD / Bobot Hub CVD – Gunakan tren CVD (naik/turun) dan bobotnya.
VWAP Pro ATR
- Gunakan VWAP Plus Pro – Aktifkan VWAP Pro ATR sebagai komponen mean-reversion.
- |z| Min (VWAP) – Jarak z-score absolut minimal dari VWAP untuk menghindari zona “datar/netral”.
- Bobot VWAP Plus Pro – Bobot mean-reversion VWAP: jauh di bawah = bull, jauh di atas = bear.
Volume Delta CVD
- Gunakan Volume Delta – Gunakan Volume Delta sebagai filter aliran arah.
- Metode Delta – Metode yang dipilih untuk menghitung delta (misal close vs close sebelumnya).
- Mode Reset – Seberapa sering CVD direset (harian, dll.).
- Periode EMA Delta – Panjang EMA pada delta (0 = nonaktif).
- Min |Delta EMA| – EMA absolut minimal yang dibutuhkan untuk sinyal delta yang valid.
- Bobot Volume Delta – Bobot sinyal bullish/bearish Volume Delta.
ZigZag Pro
- Gunakan ZigZag Pro – Gunakan pivot terakhir yang dikonfirmasi sebagai indikasi tren.
- Bobot ZigZag Pro – Bobot sinyalnya: pivot rendah terakhir = bullish, pivot tinggi terakhir = bearish (dengan cadangan pada 2 pivot terakhir).