Ini adalah robot perdagangan otomatis canggih untuk cTrader yang dirancang untuk memperdagangkan Strategi Pembobolan Opening Range (ORB). Berbeda dengan bot breakout standar yang masuk langsung pada harga pasar, algoritma ini menggunakan Limit Orders untuk menangkap setup "break-and-retest", menawarkan rasio Risiko-terhadap-Imbalan yang lebih baik. Ini mencakup penyaringan lanjutan menggunakan tren EMA dan logika Previous Day High/Low (PDH/PDL) untuk menyaring perdagangan dengan probabilitas rendah.
1. Strategi Inti & Logika Masuk
- Definisi Opening Range: Bot memantau periode awal yang ditentukan pengguna (misalnya, 15 menit pertama sesi) untuk menetapkan ORB High, ORB Low, dan ORB Mid level.
- Deteksi Breakout: Setelah rentang ditutup, bot menunggu penutupan candle di luar rentang yang ditentukan (Close > High atau Close < Low).
- Entri Limit Order: Alih-alih membeli/menjual segera, bot menempatkan Limit Order pada level breakout (ORB High atau Low). Ini bergantung pada harga yang mundur untuk "menguji" level breakout sebelum melanjutkan tren.
- Logika Retracement: Jika perdagangan ditutup atau terlewat, bot memantau harga untuk mundur kembali ke garis ORB Mid sebelum mengizinkan setup baru, mencegah "mengejar" pasar.
2. Filter Perdagangan Lanjutan
Untuk memastikan entri berkualitas tinggi, bot menerapkan dua filter utama sebelum menempatkan order:
- Filter Tren EMA: Memeriksa apakah harga berada di sisi yang benar dari Exponential Moving Average tertentu (misalnya, 200 EMA pada grafik H1).
-
- Beli: Harga harus > EMA.
- Jual: Harga harus < EMA.
- Filter Hambatan PDH/PDL: Fitur "Smart Logic" yang memeriksa apakah Previous Day’s High (PDH) atau Low (PDL) menghalangi jalur menuju Take Profit.
-
- Contoh: Jika sinyal Beli dihasilkan, tetapi PDH berada tepat di antara entri dan Take Profit, bot membatalkan perdagangan untuk menghindari penolakan resistensi.
3. Manajemen Risiko & Uang
- Penentuan Ukuran Posisi Dinamis: Menghitung ukuran lot secara otomatis berdasarkan persentase saldo akun (Risiko %) relatif terhadap jarak Stop Loss.
- Stop Loss (SL): Ditempatkan berdasarkan lebar rentang ORB (dapat dikonfigurasi melalui
SL Ratio). - Take Profit (TP): Dihitung sebagai kelipatan jarak risiko (dapat dikonfigurasi melalui
TP Ratio). - Pembatalan Order: Jika harga breakout dan langsung mencapai tingkat keuntungan tertentu (misalnya, 1:1 RR) tanpa mengisi Limit Order, order tertunda secara otomatis dibatalkan untuk mencegah masuk ke setup yang usang.
4. Fitur Manajemen Perdagangan
- Auto-BreakEven: Secara otomatis memindahkan Stop Loss ke harga masuk (ditambah offset pip yang dapat dikonfigurasi) setelah perdagangan bergerak menguntungkan dengan Rasio tertentu.
- Mekanisme Masuk Ulang: Opsi untuk masuk kembali ke pasar jika Take Profit awal tercapai, dengan syarat sesi masih aktif dan jalur PDH/PDL bersih.
- Session Hard Stop: Dapat dikonfigurasi untuk secara paksa menutup semua posisi terbuka dan menghapus order tertunda tepat pada waktu akhir sesi.
5. Utilitas Visual & Operasional
- Visual Grafik: Menggambar ORB High (Merah), ORB Mid (Kuning), ORB Low (Hijau), dan Previous Day High/Low (Titik Biru) langsung pada grafik untuk verifikasi visual.
- Batas Harian: Termasuk batas "Max Trades Per Session" untuk mencegah perdagangan berlebihan pada hari yang bergejolak.
- Kontrol Hari dalam Minggu: Toggle khusus untuk mengaktifkan atau menonaktifkan perdagangan pada hari tertentu (misalnya, menghindari perdagangan pada hari Jumat).
Ringkasan Alur Logika
- Tunggu untuk Mulai Sesi.
- Hitung High/Low dari $X$ menit pertama.
- Tunggu untuk Breakout yang dikonfirmasi (Penutupan Candle).
- Periksa Filter (EMA + PDH/PDL Clearance).
- Tempatkan Limit Order pada garis breakout.
- Kelola perdagangan (Pindah ke BE, TP, atau SL).
- Bersihkan pada Akhir Sesi.
5 | 100 % | |
4 | 0 % | |
3 | 0 % | |
2 | 0 % | |
1 | 0 % |