Deskripsi
Manual Pengguna
--- Bagian 1: Cara Menggunakan Bot dengan Benar ---
1. Buka Grafik: Di Trade, buka grafik pasangan spesifik yang ingin Anda perdagangkan (misalnya, BTCUSDT).
2. Pasang Bot: Seret dan jatuhkan (atau "Tambahkan") bot ke grafik tersebut.
3. Konfigurasikan Pengaturan:
* Simbol Perdagangan Target: Ketik nama pasangan persis seperti yang muncul di grafik. (Jangan khawatir jika Anda mengetiknya dengan huruf kecil seperti 'BTCUSDT'—bot akan otomatis mengubahnya menjadi huruf KAPITAL seperti 'BTCUSDT'!).
* Volume Dasar: Masukkan Ukuran Lot awal yang sesuai untuk pasangan spesifik tersebut.
* Ukuran Lot Maksimum: Ini HARUS sama dengan atau lebih besar dari Volume Dasar Anda.
* Mode Risiko & Keuntungan: Tetapkan target keuntungan yang Anda inginkan (baik sebagai jumlah USDT tetap atau Persentase).
4. Mulai Bot: Setelah Anda memeriksa semuanya, klik tombol "Play" (Mulai).
5. Mulai Berhasil: Jika semua pengaturan Anda benar, tidak akan muncul kesalahan. Sebagai gantinya, Anda akan melihat "[Bot berhasil dimulai untuk BTCUSDT]" tercetak di Jurnal Anda. Itu saja! Bot sekarang akan menunggu sinyal strategi yang tepat dan mulai berdagang secara otomatis.
--- Bagian 2: Jangan Panik Jika Terjadi Kesalahan! (Fitur Keamanan) ---
Jika Anda tidak sengaja mengetik angka atau nama pasangan yang salah dalam pengaturan, bot TIDAK akan berdagang secara membabi buta dan mempertaruhkan uang Anda. Sebaliknya, ia bertindak sangat cerdas untuk melindungi akun Anda:
* Kunci Instan (Mode Diam): Bot akan segera membekukan dirinya sendiri dan tidak akan memasang satu pun order.
* Di mana memeriksa kesalahan?
1. Di Grafik (Layar): Begitu Anda memulai bot, teks MERAH besar bertuliskan "ERROR" akan muncul jelas di tengah grafik Anda. Itu akan tetap ada sampai Anda memperbaikinya.
2. Di Jurnal / Log: Buka tab "Log" atau "Jurnal" di bagian bawah Trader (atau tab 'Events' di aplikasi mobile). Anda akan melihat penjelasan rinci yang ditandai dengan [ERROR] atau [WARNING].
--- Bagian 3: Kesalahan Apa yang Mungkin Anda Lihat & Cara Memperbaikinya? ---
1. Kesalahan Ketidaksesuaian Simbol (Nama Pasangan Salah)
* Mengapa terjadi: Anda mengetik "BTCUSDT" dalam pengaturan, tetapi Anda memasang bot pada grafik "EURUSD".
* Perbaikan: Pastikan 'Simbol Perdagangan Target' dalam pengaturan Anda persis sama dengan Grafik yang sedang Anda buka.
2. Kesalahan Lot Minimum (Ukuran Lot Minimum)
* Mengapa terjadi: Volume Dasar Anda (misalnya, 0.01) lebih rendah dari ukuran lot minimum yang disyaratkan broker untuk pasangan spesifik tersebut (misalnya, 10).
* Perbaikan: Bot akan dengan ramah memberitahu Anda persyaratan minimum yang tepat dalam pesan kesalahan itu sendiri (misalnya, "Broker Min Lot: 10"). Cukup ubah Volume Dasar Anda menjadi 10 dalam pengaturan dan mulai bot lagi.
3. Kesalahan Lot Maksimum (Ukuran Lot Maksimum)
* Mengapa terjadi: Ukuran Lot Maksimum yang Diizinkan Anda atur lebih kecil dari Volume Dasar Anda (misalnya, Volume Dasar Anda 10, tetapi Maksimum Anda 5).
* Perbaikan: Pergi ke pengaturan dan tingkatkan Ukuran Lot Maksimum sehingga sama dengan atau lebih besar dari Volume Dasar Anda.
4. Peringatan Timeframe
* Mengapa terjadi: Pengaturan bot menentukan "1 Menit", tetapi grafik Anda saat ini disetel ke lilin "1 Jam".
* Perbaikan: Cukup ubah timeframe grafik Anda ke 1 Menit!
Ringkasan
The bot incorporates safety features to prevent trading errors: it locks and halts trading if configuration mismatches or invalid inputs occur, displaying clear error messages on the chart and in the log for user correction. Common errors addressed include symbol mismatches, minimum and maximum lot size violations, and timeframe inconsistencies.
Key indicators used include Exponential Moving Average (EMA), Bollinger Bands, and volume analysis. Position sizing options support fixed lot sizes and fixed risk percentages, with trade management features such as break-even handling. The bot is optimized for medium-frequency scalping on 15-minute charts and supports leverage up to 100x. Recommended starting balance is approximately $1,000 with a risk per trade of 1%, aiming for a 20% return on investment and a profit factor of 1.5 based on backtesting data.