Bounty Killa – indikator yang memburu likuiditas stop-loss sebelum pemain besar melakukannya.
Bounty Killa adalah indikator cTrader yang dirancang untuk trader yang suka berdagang perburuan stop / pengambilan likuiditas: lilin-lilin yang melonjak di atas tertinggi atau di bawah terendah, membersihkan stop dan kemudian berbalik ke arah sebaliknya.
Indikator secara otomatis memindai setiap lilin dan menandai:
- SHS (Stop Hunt High) – kemungkinan perburuan stop di atas tertinggi terbaru → area untuk mencari setup short
- SHL (Stop Hunt Low) – kemungkinan perburuan stop di bawah terendah terbaru → area untuk mencari setup long
Logika deteksi dibangun berdasarkan:
- menembus tertinggi/terendah terbaru setidaknya X pips,
- sebuah ekor panjang yang memanjang melewati level tersebut,
- sebuah badan kecil dan penutupan di arah berlawanan dari breakout.
Tidak perlu lagi menebak “mungkin ini adalah perburuan stop”: Bounty Killer menyoroti lilin kunci langsung di grafik Anda, dengan label jelas, warna, dan legenda di grafik.
Mengapa trader menyukainya:
- Menunjukkan di mana pasar mungkin telah mengambil likuiditas dan di mana pembalikan menjadi lebih bermakna.
- Sepenuhnya dapat disesuaikan: jendela lookback, breakout minimum dalam pips, persentase badan/ekor, offset sinyal.
- Menggabungkan dengan sempurna dengan support/resistance klasik, supply & demand, volume, blok order dan konsep SMC.
- Bagus untuk trader yang mengikuti setup berbasis likuiditas tetapi menginginkan sesuatu yang objektif dan berbasis aturan daripada hanya mengandalkan penglihatan mata.
⚠️ Bounty Killa bukan sistem trading lengkap dan tidak membuka atau menutup perdagangan.
Lilin yang ditandai adalah zona informasi tinggi yang harus diintegrasikan dengan strategi, analisis tren, dan manajemen risiko Anda sendiri.
Bounty Killa – Panduan Pengguna Cepat (EN)
1. Pasar & timeframe yang direkomendasikan
- Timeframe: H1, H4, D1
(TF lebih rendah seperti M1–M5 = banyak noise, gunakan terutama untuk studi.) - Simbol: indeks, FX, crypto, saham, komoditas – di mana saja Anda bisa memasang indikator cTrader.
2. Cara membaca sinyal
- SHS – Stop Hunt High (label merah di atas lilin)
-
- Harga melonjak di atas tertinggi terbaru, membentuk ekor atas panjang, dan menutup bearish.
- Ide: potensi setup short setelah breakout palsu dan pengambilan likuiditas di atas tertinggi.
- SHL – Stop Hunt Low (label hijau di bawah lilin)
-
- Harga melonjak di bawah terendah terbaru, membentuk ekor bawah panjang, dan menutup bullish.
- Ide: potensi setup long setelah breakdown palsu dan pengambilan likuiditas di bawah terendah.
Bounty Killer tidak mengatakan “beli/jual sekarang”.
Ini menyoroti zona likuiditas di mana pembalikan lebih masuk akal.
3. Pengaturan dasar yang disarankan
Dalam parameter indikator:
- Lookback bars (high/low):
10–20
→ berapa banyak bar yang dilihat ke belakang untuk tertinggi/terendah terbaru. - Min breakout (pips):
5–15pips
→ jarak minimum melewati tinggi/rendah untuk dihitung sebagai perburuan stop. - Min wick % dari rentang penuh:
0.60–0.70
→ setidaknya 60–70% dari lilin harus ekor ke arah perburuan stop. - Max body % dari rentang penuh:
0.25–0.35
→ badan kecil dibandingkan dengan total rentang lilin. - Signal offset (pips):
3–5
→ hanya visual, menggeser label SHS/SHL sedikit menjauh dari lilin.
4. Contoh strategi sederhana
Filter tren (EMA 200):
- Tambahkan EMA 200 ke grafik Anda.
- Hanya short:
-
- Harga di bawah EMA 200
- Anda mendapatkan sinyal SHS (stop hunt high).
- Hanya long:
-
- Harga di atas EMA 200
- Anda mendapatkan sinyal SHL (stop hunt low).
Ide masuk:
- Tunggu lilin stop-hunt menutup.
- Masuk pada lilin berikutnya hanya jika harga mengonfirmasi:
-
- Untuk SHS: lilin berikutnya menembus rendah dari lilin SHS → pertimbangkan short.
- Untuk SHL: lilin berikutnya menembus tinggi dari lilin SHL → pertimbangkan long.
Stop loss:
- Untuk SHS (short) → SL tepat di atas tinggi dari lilin SHS.
- Untuk SHL (long) → SL tepat di bawah rendah dari lilin SHL.
Take profit:
- Targetkan setidaknya 1:1.5 atau 1:2 R/R, atau
- Gunakan swing high/low terdekat, support/resistance atau zona supply/demand sebagai target.
5. Catatan keselamatan & daftar periksa cepat
Sebelum menggunakan sinyal Bounty Killer, tanyakan:
- Tren?
Apakah sinyal selaras dengan tren keseluruhan (EMA 200 / struktur pasar)? - Level?
Apakah perburuan stop terjadi di level yang bermakna (tinggi/rendah sebelumnya, S/R, tinggi/rendah sesi, dll.)? - Konteks?
Ada berita, pembukaan/penutupan sesi, lonjakan volatilitas? - Risiko?
Apakah ukuran stop Anda sesuai dengan manajemen uang Anda (maks % per perdagangan)?
Jika 3–4 poin ini terpenuhi, SHS/SHL dari Bounty Killa bukan hanya “lilin yang bagus”, tetapi zona bernilai tinggi untuk membangun ide perdagangan di sekitarnya.
5 | 50 % | |
4 | 50 % | |
3 | 0 % | |
2 | 0 % | |
1 | 0 % |